Apri for Human Being

this is not my blog, this is my log ….

Archive for the ‘Android’ Category

Review: IMO S88 Discovery

with 14 comments

imo-s88-discovery

Halo semua, jumpa lagi dengan review basi banget saya πŸ˜€ Sudah lama tidak menulis review (di blog ini loh, kalau di tempat lain, sering πŸ˜€ ) Kali ini saya mencoba melakukan review atas IMO S88 Discovery. Review kali ini memang basi banget, mengingat perangkat ini sendiri sudah muncul sejak lama. Kenapa saya me-review perangkat ini? Karena sejak sebelum peluncurannya, perangkat ini sudah mencuri perhatian saya. Kenapa? Silahkan tengok spesifikasi dibawah: Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by apri

19 Desember 2012 at 14:25

Review: Lenovo LePhone S880

with 75 comments

Lenovo

Halo, ketemu lagi di review πŸ˜€ Kali ini (lagi-lagi) saya akan memberikan review piranti genggam Android dan yang ketiban pulung saya utak-utik kali ini adalah Lenovo LePhone S880 (di Indonesia lebih dikenal dengan Lenovo S880). Mungkin rekan-rekan sudah tidak asing dengan merk ini, karena merk ini sudah terkenal disini karena keberhasilannya mengakusisi IBM dan juga memiliki produk-produk komputer baik komputer personal maupun komputer jinjing yang berkualitas. Ada beberapa hal yang membuat saya tertarik mengakusisi piranti ini dibandingkan dengan Samsung Galaxy Note wanna be yang lain. Hal-hal tersebut saya uraikan pada review dibawah ini.

Sebenarnya, saya agak sangsi melempar review kali ini, karena kita tahu, pirantiΒ genggam ini sejak peluncuran pertamanya bulan lalu, telah berhasil menjadi best seller sehingga hampir tiap minggu, dua distributornya, yaitu Oke Shop dan Global Teleshop selalu kehabisan stok, sehingga peminat terpaksa inden di gerai milik kedua distributor itu (termasuk saya). Karena hal tersebut, tak pelak, sudah banyak yang sudah memberikan review, termasuk salah satu suhu review yaitu Pak Herry SW, yang review-nya dapat dibaca disini dan disini,Β hingga memecahkan komentator terbanyak πŸ˜€

Mungkin review kali ini tidak sedetil yang di sampaikan Pak Herry SW, tetapi saya akan mencoba me-review dari sisi saya pribadi selama saya menggunakanpiranti ini selama 2 minggu terakhir.

Baca entri selengkapnya »

Written by apri

19 September 2012 at 08:41

Ditulis dalam Android

Tagged with , , , , , ,

Review: Ktouch W700

with 4 comments

Ngelanjutin review lagi πŸ˜€ Kali ini saya akan mereview sebuah smartphone ber-sistem operasi android (lagi). Perangkat genggam yang kali ini saya bahas mungkin sangat jarang ditemui atau jarang dibahas di media. Ya, karena peluncuran produk ini bahkan apakah produk ini ada di pasaran atau tidak hanya segelintir orang yang tahu. Bahkan iklannya saja tidak pernah muncul di media, eh pernah sih muncul waktu perangkat ini di diskon Rp500.000,- πŸ˜€

Baiklah, langsung saja. Perangkat genggam yang saya review kali ini adalah Ktouch W700 atau merk internasionalnya dikenal dengan nama Micromax A85, di kawasan Asia dikenal dengan nama Ktouch K700, di China sendiri dikenal dengan nama Cherry Magnum 2X. Perangkat ini masuk ke Indonesia awal 2012 CMIIW. Pada saat peluncuran, perangkat genggam ini dilengkapi dengan android 2.2 alias Frozen Yogurt. Tetapi, bila membeli sekarang, maka sudah dilengkapi dengan android 2.3.4 Gingerbread. Pasti banyak yang bertanya, koq saya beli perangkat genggam yang aneh-aneh atau boleh dibilang beli perangkat genggam kok yang generik πŸ˜€ Saya pribadi sih yang menting bisa dapat perangkat genggam dengan harga murah dengan spesifikasi yang oke, soal sistem operasi dan lain-lain itu bisa diutak-atik kemudian πŸ˜€

Baca entri selengkapnya »

Written by apri

17 Juli 2012 at 12:46

Review: HTC One V

with 4 comments

Hai, jumpa lagi di review kali ini. Kali ini saya akan me-review sebuah merk yang awarenya masih kurang di orang awam. Apa yang pertama terbersit ketika orang mendengar merk HTC? Ya pastinya teringat akan HP china HT Mobile πŸ˜€ HP china murah meriah dual on dan terkadang ada fitur TV >_< Kalau masih berpendapat seperti itu, ya silahkan googling dulu deh πŸ˜€ Kali ini, saya akan me-review HTC One V, handheld terbaru keluaran pabrikan Taiwan diantara jajaran HTC One series.


Awal kisah dimulai dari Teekaaaapeeee (OVJ Mode ON) Jadi istri saya lagi droidless gara2 smartphone android terakhirnya dijatuhin anak saya dan kacanya pecah, pas tanya-tanya, koq ongkos perbaikannya hampir sama dengan harga second hand HP tersebut. Ya jadi diurungkan deh dan akhirnya memilih droidless. Nah, pas kebetulan ada rejeki lebih, saya berencana mencarikan istri saya smartphone android baru lagi. Dengan budget yang ada, smartphone yang masuk kriteria adalah Samsung Galaxy W, Sony Xperia U, LG Optimus L7 dan HTC One V. Awalnya pas liaat2 di Android Nation, istri langsung kepincut sama LG Optimus L7. Sambil coba2 yang lain dan buka gsmarena.com, saya akhirnya memilih LG Optimus L7 dicoret dari daftar. Lalu ke Samsung Galaxy W, karena gak suka bentuknya dan spesifikasinya nanggung, akhirnya dicoret dari daftar juga. Akhirnya tinggal 2 kandidat. Istri saya secara fisik tidak suka dengan kedua kandidat tersisa. Yang Sony Xperia U selain bentuknya aneh (kata dia loh), internal memory yang hanya 4GB tanpa bisa ditambah micro SD, juga dibilangnya nanggung. Akhirnya hampir diputuskanlah HTC One V. Tapi istri rupanya masih penasaran dengan LG Optimus L7. Akhirnya saya tambahkan racun dan akhirnya HTC One V yang tinggal sebiji di Android Nation diboyong pulang. Setelah seminggu ini utak-atik, berikut review dari saya: Baca entri selengkapnya »

Written by apri

16 Juli 2012 at 12:04

Ditulis dalam Android

Tagged with , , , , , ,

Android Nation: Android Heaven (katanya)

with one comment

Android Nation, apaan tuh?

Sebagian besar kita pasti bertanya-tanya. Apakah ini ada hubungannya sama BB Nation? Apakah ini konspirasi untuk merubah Indonesia dari BB Nation ke Android Nation =))

Ternyata bukan, Android Nation adalah toko pertama di dunia (katanya) yang menjual device android dan kelengkapannya. Kalau mau tahu lebih jelas tentang Android Nation, silahkan baca liputan kompas.com disini.

Saya hanya ini memberikan pandangan dari sisi user saja πŸ˜€ Pertama-tama, saya sangat mengapresiasi dibukanya Android Nation ini, ya mau dibilang nyaingin Apple Store boleh lah, atau menyaingi iBox (kalau di Indonesia). Mungkin Erajaya Swasembada, Tbk. sebagai pemilik Android Nation ini nyolong ide dari Apple Store. Hanya saja kalau Apple Store jualannya semua barang Apple, kalau toko ini ya perangkat genggam dengan sistem operasi Android semua.

Baca entri selengkapnya »

Written by apri

10 Juli 2012 at 08:24

Ditulis dalam Android

Tagged with , ,

Kalibrasi/Mengatur Ulang Arah Kiblat dibantu Android

with 6 comments

kiblatPada jaman modern seperti ini, kemajuan iptek menjadi sangat cepat dikarenakan ketatnya persaingan. Ambil contoh saja, tidak akan ada orang yang bakal mengira bahwa prosesor perangkat genggam terutama telepon seluler akan bisa menyamai prosesor komputer. Perkembangan perangkat keras tersebut tentu diiringi dengan perangkat lunak yang mengoperasikannya.

Kelebihan-kelebihan perkembangan iptek ini tentu akan sangat bermanfaat bila kita menerapkannya untuk kemaslahatan umat, terlebih lagi untuk mendukung kegiatan beribadah kita. Bagi seluruh muslimin, termasuk saya, sholat adalah salah satu ibadah paling penting. Salah satu syarat sholat (kecuali tidak dimungkinkan) adalah menghadap kiblat. Kiblat adalah arah yang dituju/dihadap oleh umat Islam ketika melaksanakan sholat. Patokan kiblat adalah menghadap Ka’bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Kira-kira setahun/2 tahun yang lalu, umat Islam di Indonesia sempat digegerkan oleh pergeseran arah kiblat (yang menurut saya sangat sia-sia diperdebatkan).

Baca entri selengkapnya »

Written by apri

28 Mei 2012 at 08:24

Ditulis dalam Android

Tagged with , , , , , ,

Review: Cougar Box Chip A10C Android Tablet

with 127 comments

Biasanya akhir tahun begini banyak banget yang dapet bonus, pengen gitu ngasih sesuatu buat orang tersayang. Saya juga mikir begitu, pengen gitu beliin tablet, tapi apa daya harga tablet (merk2 ternama) masih belum terjangkau buat saya πŸ˜€ Kalaupun mau beli yang murah2 buatan china (yang harganya terjangkau kantong) koq performanya agak mengecewakan, lebih mengecewakan dari Nexian Journey yang 1 tahun ini menemani saya πŸ˜€

Hasil browsing2 dan coba2 (kebetulan di Orion Dusit Mangga Dua kemarin ada Tablet Fair) akhirnya saya memutuskan membeli sebuah tablet buatan china. Tablet tersebut ber merk Cougar Box Chip A10C. Dari hasil googling, tablet ini adalah OEM dari tablet MID 97FC. Memang masih baru, belum banyak kembarannya yang beredar disini sepertinya, spesifikasinya:

– Prosesor Boxchip 1,5 Ghz
– RAM 512MB DDR2 800Mhz
– Internal Storage 4GB
– Display 7″ TFT 800 X 480 Capasitive Multitouch
– Camera depan VGA, minus kamera belakang
– Support Micro SD s.d. 32GB
– Android Gingerbread 2.3.4
– Wifi, USB On The Go, HDMI

Setelah beberapa hari ini utak-atik berikut review saya:

Build qualitynya lumayan, standarlah dengan tablet2 china. Tidak terlalu berat menurut saya (ga ngitung berat dan dimensinya) mirip2 sama gtab 7, kalau dilihat dari jauh berasa kita bawa Gtab 7 generasi awal =)) bagian depan hitam dan bagian belakang putih. Pada bagian depan, terdapat layar 7 inch serta 3 hardkey yaitu Menu, Home dan Back, menurut saya ini agak mengurangi estetika, coba pake softkey pasti keren, tapi ya dengan harga segitu saya sih terima aja πŸ˜€ Hardkeynya lumayan responsif, hanya yang saya dapat tombol backnya harus agak ditekan. Meski begitu pada status bar di OSnya ada tombol2 Home disebelah kiri lalu berturut2 disebelah kanan ada sinyal, batere, jam, volume down, volume up, menu dan back. Di atas layar terdapat kamera kecil beresolusi VGA. Kamera diatas dapat digunakan untuk memotret tetapi ya hasilnya jangan berharap bagus hehehe. Beralih ke sisi atas, disebelah kanan terdapat tombol volume down dan volume up serta tombol power. Di sisi sebelah kanan berturut2 dari atas terdapat audio jack 3.5″, slot micro SD yang support hot swap, slot HDMI, colokan reset, slot mini USB dan colokan charger. Di sisi bawah dan kiri tidak terdapat apapun. di sisi belakang terdapat speaker yang suaranya pas, tidak terlalu cempreng.

Sekarang mulai kita utik2. Layarnya lumayan terang, tapi brightnessnya sepertinya tidak bisa disetting, saya setting paling terang dan paling redup kayaknya layarnya sama aja πŸ˜€ selain itu, ketika saya coba dibawah sinar matahari memang agak mengecewakan. Touchscreen lumayan responsif dan ketika saya tes menggunakan multitouch tester, ternyata support multi touch hingga 5 point, wow, jarang2 nih πŸ˜€

Pada sisi OS kayaknya ga perlu dibahas πŸ˜€ Beralih ke prosesor, ketika saya cek menggunakan Quick System Info & Quadrant Prosesor terbaca sebagai ARM Cortex A8 (ARMv7 Processor rev 2(v71) support flash tentunya, scaling prosesor terbaca 60Mhz hingga 1008 Mhz, artinya speed prosesor mentok di 1Ghz, wah tidak sesuai spesifikasi donk 😦 akhirnya karena penasaran saya mencoba untuk install setcpu. Sejurus kemudian saya baru ingat bahwa device ini masih perawan alias unrooted. Akhirnya saya mencoba root menggunakan superoneclick, gingerbreak maupun z4root tetapi tidak membuahkan hasil. Dari situ saya kecewa berat, googling juga belum nemuin solusi. Akhirnya saya iseng install Root Explorer. Setelah install, saya coba utik2 gps.conf, eh ndilalh koq sukses. Artinya device ini (sepertinya) udah rooted dari sononya πŸ˜€ Langsung saya install setcpu, ternyata setingan setcpu belum mentok, ketika saya tarik, prosesor masih bisa discaling hingga 1448mhz πŸ˜€ wah berarti spesifikasinya benar bahwa prosesornya 1,5ghz πŸ˜€ Di Quadrant juga saya tahu bahwa device ini ternyata menggunakan GPU Mali 400MP (Quadrant Score cuman 1447 :P), wah sama kayak punya Samsung Galaxy S II ya? Karena penasaran akhirnya install beberapa game berat seperti Raging Thunder, Real Racing 2 dll, dan ternyata berjalan mulus tanpa cela πŸ˜€

Setelah puas, saya beralih ke internal storage. Internal storage terbagi menjadi 2 yaitu 1,2 GB untuk internal memory dan 2,3 GB untuk internal storage. Di root explorer saya lihat 2,3 GB ini terbaca sebagai SD Card. Loh? Lalu kalau colok SD card kebaca dimana? Ternyata sd card external terbaca di /mnt/extern_sd/, artinya aplikasi2 yang bisa move ke sd card bakalan dipindahkan ke sd card yang notabene adalah internal storage, sedangkan data2 seperti office, ebook, musik, video dll lebih enak diletakkan di sd card external. Wah, semakin menarik nih πŸ˜€

Beralih ke fitur tambahan. Penerimaan sinyal wifi sangat bagus, tidak ada masalah. HDMI saya nggak coba karena ga punya LCD HDMI πŸ˜› lalu beralih ke USB OTG. Modem Huawei E160 yang saya beli 2 tahun yang lalu sama om Iwan Kusnandar terdeteksi dengan baik. Begitu modem dicolok, lambang sinyal di status bar yang tadinya silang berubah muncul sinyal dan koneksi yang sedang berjalan. Di Setting > wireless & network > Mobile network bisa diset menjadi 2G only untuk penghematan batere. Saya menggunakan koneksi internet 3, ketika modem dicolok, APN otomatis terisi sama seperti beberapa ROM nexian journey yang saya coba (meski APN salah dari seharusnya 3data tapi terisi 3gprs). Setelah puas, saya berganti mencolok USB flashdisk kingston data traveller 4GB, dan juga terbaca sempurna. Lalu saya mencoba External Harddisk WD Passport jadul 160GB, sayang kali ini gagal terbaca, setelah saya utik2 usb_modeswitch ternyata sudah benar, entah kenapa koq harddisk ini tidak terbaca, apa karena powernya kurang kali ya πŸ˜€ Satu kekurangan dari USB OTG pada unit yang saya terima, sepertinya kabel USB OTG ini kurang pas dengan slot mini USBnya, jadi istilah jawanya oglek2, jadi memegang unit harus pas, kalau tidak kadang yang kita colok di USB OTG jadi unmount.

Nah, satu hal yang bikin saya penasaran adalah kamera depan ini. Apakah bisa buat video call semacam yahoo, skype atau hangout Google+, berhubung koneksi sedang jelek maka saya urung mencobanya. Tetapi kalau dilihat dari camera.cfg sepertinya kamera depan ini memang terbaca sebagai front camera, artinya harusnya support untuk video call πŸ˜€

Soal batere, saya tidak tahu berapa kapasitas batere di tablet ini. Kemungkinan sekitar 2000-3000 mAh saja. Dengan pemakaian wajar, sesekali konek ke wifi, main game, atau baca ebook, bisa mencapai 6-8 jam. Pernah saya coba cabut charger jam stgh 5 pagi buat ngaji, jam 2-3 sore baru minta charge lagi, pemakaian waktu itu buat konek wifi ada sekitar 4 jam, dipake main anak saya + dipake istri saya baca2 ebook sama socmed.

Device ini memiliki 4 sensor sesuai dengan yang saya cek di Quadrant dan Quick System Info yaitu: BMA250 3-axis Accelerometer, Gravity Sensor, Linear Acceleration Sensor dan Rotation Vector Sensor.

Kesimpulan akhir, dengan harga 1,450 juta (sekarang jadi 1,350 juta >_< selang 2 hari aja dari saya beli harganya udah turun) menurut saya tablet ini worth to buy, emang ga bakalan bisa ngalahin tablet2 merk ternama, tapi bila yang kepincut pengen punya tablet buat maen game atau baca2 ebook atau sesekali terhubung ke dunia maya tapi dana terbatas boleh coba tablet ini. Soal kekurangan dibandingkan harga dan kelebihannya masih so-so lah. kemarin saya mendapatkan device ini di website

http://www.masterpiece.co.id/products/gadget/tablet-pc/tablet-pc-7-inch/box-chip-a10c

Saya ga beli online, tapi saya samperin langsung tokonya. Kalau harga 1,350 juta masih mahal, ada versi murahnya selisih 100.000 lebih murah dengan layar resistif.

Terimakasih πŸ™‚

*Sorry ga ada gambar, males poto2 πŸ˜›

Written by apri

27 Desember 2011 at 10:03

Ditulis dalam Android

Tagged with , , , , , , , ,