Apri for Human Being

this is not my blog, this is my log ….

Android Nation: Android Heaven (katanya)

with one comment

Android Nation, apaan tuh?

Sebagian besar kita pasti bertanya-tanya. Apakah ini ada hubungannya sama BB Nation? Apakah ini konspirasi untuk merubah Indonesia dari BB Nation ke Android Nation =))

Ternyata bukan, Android Nation adalah toko pertama di dunia (katanya) yang menjual device android dan kelengkapannya. Kalau mau tahu lebih jelas tentang Android Nation, silahkan baca liputan kompas.com disini.

Saya hanya ini memberikan pandangan dari sisi user saja😀 Pertama-tama, saya sangat mengapresiasi dibukanya Android Nation ini, ya mau dibilang nyaingin Apple Store boleh lah, atau menyaingi iBox (kalau di Indonesia). Mungkin Erajaya Swasembada, Tbk. sebagai pemilik Android Nation ini nyolong ide dari Apple Store. Hanya saja kalau Apple Store jualannya semua barang Apple, kalau toko ini ya perangkat genggam dengan sistem operasi Android semua.

Baiklah, karena saya tidak kebagian undangan launching yang hanya terbatas 20 seat doank :(( maka saya akan menyambangi sebagai pembeli saja😀 Saya menyambangi toko ini pada hari minggu kemarin. Pas masuk kira2 begini tampilan luarnya:

Photo credit to: Judhistira

Nah, di sisi sebelah kiri foto diatas terdapat jajaran smartphone mid-end Android dengan range 2-4 jutaan. Oiya, barang-barang yang ada disini bukan dummy alias pajangan, tetapi demo unit alias barang asli (tengok gambar dibawah).

Photo credit to: Judhistira

Jadi sampeyan bisa coba-coba sesuka hati😀 Di bagian tengah meja melingkar juga terdapat deretan smartphone mid-end serta beberapa tablet samsung.

Photo credit to: Judhistira

Selain itu, di meja melingkar tengah ini juga terdapat beberapa kotak dan kartu yang berisi QR Code aplikasi2 populer seperti Endomondo, Angry Bird Space, Cut The Rope Free dll.

Photo credit to: Judhistira

Di sebelah kanan foto di atas (ndak keliatan ya) ada 1 Acer Iconia A100 CMIIW dan Samsung Galaxy Tab 2 7 CMIIW yang terhubung ke LCD (LCDnya merk LG :D) dengan menggunakan HDMI, jadi apa yang tertampil di tablet tsb, nongol juga di LCDnya (mungkin maksudnya meski sampeyan udah terlanjur beli LCD bukan merk samsung, tablet samsung juga bisa ditampilin disitu :D) Disitu juga dijual pernak pernik boneka Android dengan harga 50.000-100.000 rupiah

Photo credit to: Judhistira

Kembali ke foto paling atas, ruangan Android Nation ini seperti angka delapan, sisi depan sudah dibahas, nah sisi belakangnya ini silahkan dibayangin sambil ngeliat foto2 diatas ya (soale gak punya fotonya xixixi). Pada bagian kedua sebelah kiri, terdapat deretan tablet2 sedangkan pada sisi sebelah kanan terdapat deretan Android High-End. Sedangkan di pojok2 ada unit Samsung Galaxy S 3, yang di pojok kiri terinstall game2 HD sedangkan yang pojok kanan dibekali Beats headphone buat ngetes musik.

Nah di foto paling atas, di dinding belakang terdapat LCD dengan layar lebar, didepannya terdapat meja yang memajang Android low-end dengan range harga dibawah 2 juta rupiah. Kalau di bagian tengah sisi depan terdapat meja melingkar, di bagian tengah sisi belakang terdapat deretan kursi di sofa. Gunanya apa? Disini lebihnya. Kalau membeli perangkat genggam disini, sampeyan akan ditanya apakah Androidnya mau dicoba? Bila mengiyakan maka sampeyan akan diajak duduk di bagian tengah situ terus kardusnya dibongkar dan sampeyan diajari cara setting dan menggunakan Androidnya. Menarik kan?

Sekarang testimoninya nih. Kebetulan istri saya udah lama droidless gara2 HP android terakhirnya dijatohin anak saya dan layarnya pecah. Ongkos untuk ganti layar itu ternyata senilai harga second HP tersebut >_< jadi ya terpaksa sementara droid less. Entah anak saya ini demen banget mecahin kaca HP, tablet android saya juga senasib begitu :(( *jadi curhat*

Nah berubung ada tempat ini, saya ajaklah istri saya kesini buat nyoba2 HP yang cocok. Sedari awal sih istri saya sebenernya naksir Samsung Galaxy Note, tapi alhamdulillah nyadar suaminya cuman kuli rendahan ya pilih2 yang masuk anggaran aja deh =)) Sayangnya, mungkin karena baru buka jadi rame banget, ga ada SPG/SPB yang stand by nemenin atau ditanya2in, alhasil beberapa pengunjung ada yang nanya2 ke saya, jadi SPB dadakan deh :((

Pas kebetulan ada yang bisa saya tanyain ternyata SPG-nya ndak ngerti spek detilnya, kalau saya hitung dari hasil tanya2, hanya 1-2 SPB/SPG saja yang aware tentang barang2 yang dijual, selainnya yang ditanya mesti nanya ke temannya dulu😦 Saya nanya android yang mau saya beli pake micro sim apa sim card biasa, SPG yang saya tanyain ndak tau, terus dia tanya temennya, SPB satunya bilang pake micro sim, terus buat mastiin saya suruh buka, ga taunya pake sim card biasa😦 Selain itu ada ketidak sinkronan informasi yang disampaikan SPB/SPG dengan pihak kasir. Ada ibu2 nanya apakah kartu kreditnya bisa pake poin reward, SPG-nya bilang ndak bisa eh kasirnya bilang bisa. Ya maski ujung2nya fix ternyata ndak bisa, tapi harusnya ada kesetaraan info antar bagian.

Selain hal diatas, ada satu hal lagi yang perlu jadi perhatian. Ceritanya saya sudah deal ambil satu smartphone android, diberikanlah barang itu ke kasir dan oleh SPB-nya saya diminta untuk antri dan nanti tinggal menyebutkan barangnya. Eh ndilalah koq ada SPB lain ngasih barang ke kasir dan sama kasirnya langsung di proses😦 padahal saya sudah antri duluan, dan 2 kali saya dilewatin gini, saya tungguin sampai ketiga baru saya komplen besar2an deh tuh. Eh ga taunya kayaknya kasirnya nyadar … ya nasib kuli rendahan beli android murah dateng kesono cuman pake baju biasa ama sandal jepit, mana pas lagi kucel2nya gara2 paginya abis ngajakin anak2 rekreasi muter2 ragunan langsung pulangnya mampir kesono =)) jadi keliatan gak dianggep nih gara2 penampilan. Perlu diperhatikan juga sepertinya di kasirnya tidak ada tali antrian, jadi sepertinya terserah mau pindah2 ke kasir yang mana (keinget check di counter salah satu maskapai terbesar di indonesia). Mungkin baiknya biarin pembeli duduk terus serahin uang ke SPB terus SPB yang proses, kalau sudah tiba gilirannya di panggil. Setidaknya itu yang saya alami di Electronic Solution. Satu lagi kekurangannya, hanya merk2 besar yang dijual disana seperti HTC, Samsung, LG, Acer, Asus, Sony, Motorola, Dell sedangkan brand-brand lokal yang sudah mengeluarkan Android seperti S-Nexian, Cross, Axioo, CSL, K-Touch dll tidak ada.

Ya setidaknya bisa buat pelajaran deh, kalau kesana pas lagi rame mendingan jangan dulu deh kecuali emang mau nyoba2 android doank, kalau mau beli ya tunggu agak sepi saja. Kebetulan pas kemarin saya kesana pas banyak promo sih, jadi emang waktunya rame😦 harga di sana sih standard toko, ya tapi kan ada enaknya bisa coba2. Atau kalau ndak nyoba2nya disana saja, beli androidnya sama orang2 milis aja bisa murahan dikid

#eh

Written by apri

10 Juli 2012 pada 08:24

Ditulis dalam Android

Tagged with , ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] kriteria adalah Samsung Galaxy W, Sony Xperia U, LG Optimus L7 dan HTC One V. Awalnya pas liaat2 di Android Nation, istri langsung kepincut sama LG Optimus L7. Sambil coba2 yang lain dan buka gsmarena.com, saya […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: