Apri for Human Being

this is not my blog, this is my log ….

Kalibrasi/Mengatur Ulang Arah Kiblat dibantu Android

with 6 comments

kiblatPada jaman modern seperti ini, kemajuan iptek menjadi sangat cepat dikarenakan ketatnya persaingan. Ambil contoh saja, tidak akan ada orang yang bakal mengira bahwa prosesor perangkat genggam terutama telepon seluler akan bisa menyamai prosesor komputer. Perkembangan perangkat keras tersebut tentu diiringi dengan perangkat lunak yang mengoperasikannya.

Kelebihan-kelebihan perkembangan iptek ini tentu akan sangat bermanfaat bila kita menerapkannya untuk kemaslahatan umat, terlebih lagi untuk mendukung kegiatan beribadah kita. Bagi seluruh muslimin, termasuk saya, sholat adalah salah satu ibadah paling penting. Salah satu syarat sholat (kecuali tidak dimungkinkan) adalah menghadap kiblat. Kiblat adalah arah yang dituju/dihadap oleh umat Islam ketika melaksanakan sholat. Patokan kiblat adalah menghadap Ka’bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Kira-kira setahun/2 tahun yang lalu, umat Islam di Indonesia sempat digegerkan oleh pergeseran arah kiblat (yang menurut saya sangat sia-sia diperdebatkan).

Terlepas dari itu, minggu lalu saya membaca tulisan Pak Haji Taufik tentang Momen Penting Mengalibrasi Arah Kiblat. Awalnya, saya menganggap tulisan sebagai tulisan biasa saja bahkan saya sempat mengomentarinya dengan tulisan sebagai berikut:

Menurut saya dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini tidak perlu ribet begitu. Modal android yang punya GPS terus install qibla compass insyaALLAH 99% akurat. Karena setahu saya di aplikasi Qibla compass yang pernah saya bongkar sourcenya, didalamnya tercatat posisi ka’bah berdasarkan GPS. Jadi biasanya saya sebelum masuk masjid atau di rumah saya pastikan gps terlock lalu saya tunggu qibla compas bekerja menentukan arah kiblat, lalu saya arahkan sajadah ke arah kiblat sesuai dengan yang ditunjukkan oleh qibla compass. Semoga membantu

Berdasarkan komentar-komentar lainnya, saya tertantang untuk melakukan pengukuran seberapa akurat aplikasi penentu arah kiblat yang ada pada sistem operasi Android (karena saya cuman punya itu) dibandingkan dengan penentuan arah kiblat berdasarkan cara manual.

OK, berdasarkan informasi dari Pak Haji Taufik diatas, hari Minggu tanggal 27 Mei 2012, pukul 16.18 WIB, matahari akan tepat berada diatas Ka’bah, itu artinya pada saat itu, bayangan yang terbentuk akan mengarah berlawanan arah dengan Ka’bah. Karena itu, hari Minggu kemarin, saya melakukan tantangan diatas. Sebelumnya saya mengatur reminder untuk menentukan tantangan diatas:

 

Pertama, saya pastikan waktu di perangkat Android saya sesuaikan dengan waktu operator selular, karena biasanya waktu operator seluler mencocokkan waktunya dengan waktu nasional/internasional, berikut tangkapan layarnya:

Tangkapan Layar Waktu

Lalu pada saat tepat pukul 16.18 saya mengambil gambar bayangan saya yang terbentuk oleh sinar matahari

Gambar diatas saya ambil insyaALLAH tegak lurus dengan bayangan, berarti, dalam mengambil gambar ini, saya sedang membelakangi arah kiblat. Supaya tidak dibilang saya mengada-ada atau memanipulasi gambar diatas, berikut saya sertakan meta data gambar diatas

Dari data diatas, jelas bahwa foto tersebut saya ambil pada 27 Mei 2012 pukul 16.18 dengan menggunakan perangkat z71 (dimana perangkat Android z71 ini tak lain adalah Nexian Journey NX-A890). Langkah berikutnya, saya akan membuka aplikasi Android penentu arah kiblat yaitu Qibla Viewer. Dari beberapa aplikasi perangkat lunak penentu arah kiblat yang saya coba, aplikasi ini yang menurut saya paling pas dicoba karena ada ukuran besaran derajat pada kompas kiblatnya. Lalu tanpa merubah posisi berdiri dan posisi perangkat genggam Android saya, saya berpindah ke Qibla Viewer, lalu inilah hasil tangkapan layarnya

Waktu diatas memang sudah berbeda semenit dari waktu kalibrasi seharusnya, tetapi itu tidak menjadi masalah karena saya sudah berdiri tegak lurus menghadap bayangan saya pada pukul 16.18 tepat. Bila merujuk tangkapan layar diatas, artinya arah kiblat berada 180 derajat dari arah saya menghadap atau tepat dibelakang saya.

Apa yang dapat disimpulkan? Artinya, aplikasi Qibla Viewer ini sudah menunjukkan arah kiblat yang tepat berdasarkan penentuan arah kiblat yang dilakukan manual menggunakan bantuan bayang-bayang yang dihasilkan dari cahaya matahari. Masih tidak percaya? Anda masih bisa melakukan kalibrasi secara mandiri, karena 16 Juli 2012, tepatnya pukul 16.27, matahari masih akan tepat berada diatas Ka’bah.

Lalu sampeyan akan muncul pertanyaan lain, apakah semua aplikasi penentu arah kiblat di Android sudah tepat? Kebetulan saya mencoba beberapa aplikasi, selain Qibla Viewer ini, Qibla Compass! juga menunjukkan arah yang tepat, sedangkan beberapa aplikasi lain melenceng beberapa derajat (mohon maaf saya tidak dapat menampilkan tangkapan layarnya). Jadi bila sampeyan berkeinginan sholat menghadap arah kiblat yang tepat, kedua aplikasi rujukan saya diatas bisa insyaALLAH digunakan, atau sampeyan bisa mencari aplikasi lain yang menunjukkan arah yang sama dengan aplikasi diatas.

Semoga bermanfaat🙂

Written by apri

28 Mei 2012 pada 08:24

Ditulis dalam Android

Tagged with , , , , , ,

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. wah ternyata sejalan ya siiipdeh, syukran katsir🙂

    Taufik

    28 Mei 2012 at 16:48

  2. Nice info…
    Sangat bermanfaat nih masbro. Thanks

    Mas Wiro

    28 Mei 2012 at 19:54

  3. mantap bro, pertanyaan terjawab sudah

    Alfido

    29 Mei 2012 at 05:55

  4. Alhamdulillah

    arisgobex

    12 Februari 2013 at 20:09


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: