Apri for Human Being

this is not my blog, this is my log ….

Tweak Sysctl di Android

with 8 comments

Bismillah, jumpa lagi pembaca😀 Kali ini saya nulis karena teringat hutang sama salah seorang kawan saya yang menanyakan hal sesuai judul, karena agak nganggur jadi baru sempat sekarang nulisnya bro, sorry🙂

Nah sekarang balik ke topic, disini saya mau jelasin sedikit yang saya tahu tentang sysctl. Sysctl Config adalah aplikasi utilitas yang biasanya terdapat di ROM2 custom terbaru atau anda bisa mendapatkannya secara gratis di android market. Apa gunanya? Gunanya adalah untuk tweaking file Sysctl.conf dengan cara yang lebih human being😛 Apa saja yang dibutuhkan? Tentu saya Handheld Android (pastinya) yang sudah Root dan sudah terinstall busybox. Root nggak perlu dijelasin kan? Busybox installer (nama aplikasinya busybox) silahkan cari di market, setelah diinstall, uninstall aja busybox installernya, toh busyboxnya udah keinstall di system daripada menuh2in space😛 Nah sekarang lanjut ke pembahasan perbagian🙂

Sebelum lanjut, mau saya jelaskan bahwa tweak ini tidak akan mempengaruhi hasil benchmark seperti quadrant, benchmark lebih ke arah hardware dan tidak dipengaruhi oleh tweak ini.

Apa sih sysctl.conf ini? Karena Android berbasis linux, sama seperti di linux, di android juga terdapat file bernama sysctl.conf yang berisi parameter kernel. Dengan aplikasi Sysctl Config di android, kita bisa memodifikasi file sysctl.conf di handheld kita untuk meningkatkan performa dan memperpanjang umur batere. Maksudnya, disini membuat batere tidak cepat habis/boros. Sebagai contoh, sebelum saya memodifikasi dengan Sysctl, Nexian Journey saya dengan pemakaian standar saya, jam 6 pagi saya cabut dari charger, jam 6 sore saya sampai rumah batere tersisa 20%. Setelah saya modifikasi, jam 6 sore saya sampai rumah batere masih tersisa 50-60% …. lumayan buat modal socmed di kampus pas kuliah klo dosennya lagi ngebosenin😀

Nah, kelemahannya (bukan kelemahan akibat modifikasi ini) adalah, poin2 yang bisa diedit dengan Sysctl ini cuman sedikit >_< padahal masih banyak parameter lainnya, tapi it’s ok, menurut saya (sekarang) ini sudah cukup untuk meningkatkan performa device dan ketahanan batere. Nah sekarang kita bahas per poin parameter.

Min Free KBytes (vm.min_free_kbytes), ini digunakan untuk membuat Virtual Memory (VM) Linux mempertahankan nilai minimum kilobytes. VM menggunakannya untuk menghitung nilai pages_min untuk setiap zona low memory dalam sistem. Setiap zona low memory dalam sistem mempunyai nilai free pages (istilahnya apa yah, saya jugak binun :D) cadangan yang sesuai dengan ukurannya sendiri-sendiri. Nilai default poin ini adalah 2048

Dirty Ratio (vm.dirty_ratio) dan Dirty Background Ratio (vm.dirty_background_ratio) berfungsi mengontrol seberapa sering kernel menulis data ke disk (disk dalam hal ini adalah internal sd card di sistem/handheld, bukan external sd card). Ketika aplikasi-aplikasi menulis data ke disk, Linux sebenarnya tidak menulis data langsung ke disk, tetapi linux menulisnya ke system memory dan kernel menangani kapan dan bagaimana data tersebut dimasukkan ke disk. Nilai dalam sysctl mempresentasikan prosentase, lebih tinggi prosentase yang sampeyan masukkan, lebih lama menunggu data di masukkan ke disk, sebaliknya, semakin rendah nilai prosentase yang sampeyan masukkan, data lebih sering dimasukkan ke disk. Sekarang kita ingat2 lagi, kita berhadapan dengan internal disk yaitu solid state disk, bukan disk dengan sistem piringan seperti harddisk di komputer, jadi kita bisa menahan sistem memasukkan data ke disk lebih lama daripada di disk dengan sistem piringan.

VFS Cache Pressure (vm.vfs_cache_pressure), nah …. yang ini menarik, cache file sistem (dentry/inode) lebih penting daripada block cache dalam dirty ratio dan dirty background ratio, jadi kita menginginkan kernel untuk menggunakan lebih banyak RAM untuk cache file sistem. Ini akan meningkatkan performa sistem tanpa mengorbankan performa pada level aplikasi. Nilai defaultnya adalah 100 (dalam prosentase), yang harus dilakukan adalah merubah prosentasenya lebih rendah untuk memberitahukan kernel agar mendukung cache file sistem dan tidak men-drop-nya secara tiba-tiba.

Oom Allocating Task (vm.oom_kill_allocating_task) di Sysctl diberikan opsi centang maksudnya diaktifkan atau tidak atau merepresentasikan nilai “1” / “0” atau On/Off. Fitur ini digunakan untuk mengaktifkan atau tidak trigger untuk killing task pada situasi OOM (Out Of Memory). Kalau ini tidak dicentang/diaktifkan, OOM Killer akan memindai seluruh daftar task dan memilih task yang akan di kill berdasarkan heuristik (silahkan googling artinya :D). Biasanya OOM akan memilih task yang memakan banyak memori (rogue memory hogging) dimana bila di kill akan melegakan memory dalam jumlah besar. Bila poin ini di aktifkan/dicentang, maka OOM Killer akan meng-kill aplikasi yang memicu kondisi OOM. Ini meminimalisir pemindaian task dimana bisa mengakibatkan sistem hang atau freeze.

Lalu berapa nilai2 yang harus saya assign pada Sysctl? Tergantung hardware dan kenyamanan masing2. Intinya silahkan coba nilai satu persatu. Intinya dengan mengaktifan Sysctl, biarkan sampeyan coba konfigurasi default selama 1-2 hari, bila dirasa kurang, silahkan dirubah-rubah nilainya. Lah klo Nexian Journey saya berapa nilainya?

  • Min Free KBytes: 4096
  • Dirty Ratio: 90
  • Dirty Background Ratio: 70
  • VFS Cache Pressure: 1 –> (kata temen saya koq sadis banget :D)
  • Oom Allocating Task: Aktif

Hasilnya seperti yang saya ceritakan diatas😀 Selamat mencoba🙂

Written by apri

26 April 2011 pada 12:13

8 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Terus terang,!aku g ngerti nge-root tu apaan?

    lekdjie

    26 April 2011 at 19:37

    • ntar tak bikinin artikel tersendiri mas🙂

      apri

      27 April 2011 at 07:35

  2. ah nyoba ahhhhhhhh

    Maskur

    27 April 2011 at 09:34

  3. baru punya android, mo belajar….

    kangmase

    18 Juni 2011 at 21:22

  4. ini cara edit sysctl caranya gmn? bisa kasih step by step nya gak bro? Thanks #yglagibelajar😀

    Muhammad Fikri (@bangfikri)

    23 September 2011 at 17:12

    • Modalin Root Explorer
      Bikin file kosong bernama sysctl.conf di folder /etc/
      nanti parameternya sesuai diatas mas bro

      apri

      26 September 2011 at 10:47

  5. info and arkikel thank you nice and useful blog, greetings and greetings successful blogger. thank you
    sprei murah

    dsmcollection

    4 Januari 2012 at 07:29

  6. […] untuk mempercepat lock GPS, menyetel ulang setelan CPU maupun menyetel manajemen memory melalui sysctl dan minfree, sehingga piranti ini lebih efisien dan batere lebih tahan […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: